PEMANFAATAN CAMPURAN ABU CANGKANG KERANG SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH TERHADAP NILAI KUAT GESER

Penulis

  • Sherly Inggrit Tuflasa Universitas Yapis Papua
  • Adri Raidyarto Universitas Yapis Papua
  • Pangeran Holong Sitorus Universitas Yapis Papua

Kata Kunci:

Stabilisasi Tanah; Kuat Geser Triaksial; Abu Cangkang Kerang; Proctor

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakteristik tanah asli di daerah Koya Timur dan menentukan variasi bahan tambah berupa abu cangkang kerang yang bervariasi 0%, 25%, 30%, dan 35% secara maksimum meningkatkan kekuatan tanah. Pengujian dilakukan dengan mengukur nilai karakteristik tanah asli di daerah Koya Timur serta melakukan campuran dengan berbagai variasi bahan tambah. Hasil  pengujian menunjukkan tingkat kelembaban tanah yang tinggi sebesar 49,67% dan berat jenis 2,61, mengindikasikan jenis tanah lempung. Batas-batas atternberg menunjukkan batas cair 54,33%, batas plastis 24,22%, indeks plastisitas 30,30%, dan batas susut yaitu 12,22%. Tanah basah terasa lengket dan licin, sementara tanah kering keras dan tidak mudah dihancurkan. Tanah halus mempunyai daya menahan air yang lebih besar daripada tanah kasar. Campuran stabilisasi tanah meningkatkan kohesi dan sudut geser secara maksimum dengan tambahan bahan sebesar 35% mencapai 0,384 kg/cm2 dan 21,00  untuk perkuatan tanah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-07-10