EKSISTENSI NILAI-NILAI NASIONALISME DI PESANTREN

Nadhif Muhammad Mumtaz

Sari


Azra (2000: 103)mengatakan bahwa pondok pesantren diharapkan tidak hanya memainkan fungsi-fungsi tradisionalnya tanpa peduli akan kepentingan negara dan bangsanya. Dengan posisi dan kedudukannya yang khas, pesantren diharapkan menjadi alternatif pusat pengembangan pembangunan yang berorientasi pada nilai (value oriented developmeny).Oleh karena itu, pesantren sangat berperan besar dalam menumbuhkembangkan ideologi nasionalisme. Dalam Penelitian ini akan dideskripsikan dan dianalisis eksistensi nilai-nilai nasionalisme di pondok pesantren tanpa harus membuang prinsip indigenousity-nya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penelitian pada kali ini adalah kiai, ustadz, dan santri pondok pesantren. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa eksistensi nilai-nilai nasionalisme di pondok pesantren Sabilurrasyad Gasek malang terwujud melalui tiga aspek, yaitu program kegiatan pondok pesantren Sabilurrasyad Gasek malang, asas atau dasar pondok pesantren Sabilurrasyad Gasek malang, dan peran para kyai pondok pesantren Sabilurrasyad Gasek malang.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.