IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMA NEGERI PLUS 17 PALEMBANG

Dian Safitri

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Plus Negeri 17 Palembang mulai dari kesiapan input, proses, dan output; (2) program-program yang dilaksanakan dalam implementasi MBS; dan (3) kendala yang dihadapi dalam implementasi MBS.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil lokasi di SMA Plus Negeri 17 Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan (observasi), wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah warga sekolah SMA Plus Negeri 17 Palembang yang terdiri  atas kepala sekolah, guru, wakil kepala bidang humas, wakil kepala bidang kurikulum, dan komite sekolah sebagai perwakilan dari orang
tua siswa. 
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input implementasi MBS di SMA Plus Negeri 17 Palembang mempunyai dukungan input yang cukup bagus. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan dan kesiapan input yang mendukung program manajemen berbasis sekolah seperti visi, misi, tujuan sekolah, sasaran sekolah, dan kebijakan mutu sekolah. Jumlah sumberdaya memadai dan berkualitas, yaitu sumberdaya  pendukung pelaksanaan MBS, memiliki harapan prestasi yang tinggi, fokus pada pelanggan, dan input manajemen yang baik. Ditinjau dari segi proses SMA Plus Negeri 17 Palembang memiliki proses yang cukup baik, hal ini dapat dilihat dari kesesuaian pelaksanaan program dengan jadwal, partisipasi warga sekolah baik intra maupun ekstra cukup harmonis, kemandirian dalam pengelolaan uang, proses akuntabilitas baik, peran orang tua siswa dan masyarakat perlu ditingkatkan lagi karena dukungan dari orang tua hanya sebatas bantuan dana, sifat orang tua lebih memperhatikan hasil akhir sesuai dengan dana yang ikeluarkan. Ditinjau dari segi output SMA Plus Negeri 17 Palembang sangat baik, hal ini dapat dilihat prestasi akademik dan non akademik yang diraih sangat banyak, dan lulusan sekolah ini di terima di berbagai universitas negeri dalam dan luar negeri. Program yang
dilaksanakan dalam implementasi MBS antara lain moving class, Bugemm (Budaya Gemar Membaca dan Menulis), KBM Mandiri, KBM Khusus, KBM Reguler, dan Kelas Akselerasi. Kendala yang dihadapi dalam implementasi MBS adalah kurangnya partisipasi masyarakat dan orang tua dalam memberi saran untuk  kemajuan sekolah.
 
Kata kunci : Implementasi, Manajemen Berbasis Sekolah

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.